Blogroll

Get Free Music at www.divine-music.info
Get Free Music at www.divine-music.info

Free Music at divine-music.info

Body Language Membaca Isyarat Tubuh Untuk Mengungkap Isi Batin dan Pikiran Manusia

Body Language Membaca isyarat tubuh untuk mengungkap isi batin dan pikiran menusia - Percayakah anda bahwa ada satu bahasa universal yang digunakan oleh seluruh manuasia di bumi? bahasa tersebut adalah bahasa tubuh. ingin tahu lebih jauh tentang bahasa itu? silakan buka blog Body Language Success.

Dalam blog Body Language Success di bahas fenomena unik yang tampil di tubuh kita sebagai ekspresi perasaan, suasana hati, dan emosi. itulah yang dimaksud dengan bahasa tubuh, bukan bahasa Tarzan yang berisi aba-aba.

Jika memahami bahasa tubuh dengan baik, anda bisa tahu apa yang ada dalam batin dan pikiran seseorang, misalnya apakah seseorang, miasalnya apakah seseorang menyukai anda atau malah sebaliknya, membenci anda. semuanya tercermin dalam bahasa tubuh. Jika anda berminat silakan kunjungi webnya di http://www.bodylanguagesuccess.com.

Body Language Membaca isyarat tubuh untuk mengungkap isi batin dan pikiran menusia, cara Membaca isyarat tubuh untuk mengungkap isi batin dan pikiran menusia, tips Membaca isyarat tubuh untuk mengungkap isi batin dan pikiran menusia, trik Membaca isyarat tubuh untuk mengungkap isi batin dan pikiran menusia.

Teknologi Keren Yang Ada di Jepang

Robotic gaming Keyboard

Keyboard ini di desigen khusus untuk para pecinta game, main game pake keyboard ini mantap bgt pasti.





Dynamic Pixel Key

keyboard ini biasa meng-customized warna sendiri . wow







USB Aromatherapy




Laser virtual


Fotress HD Case

Jadi aman bawa hardisk kemana-mana, sambil hiking juga gapapa



Sata Dive dock

Tempat Hardisk, yg suka bawa-bawa harddisk jadi ga ribet, langsung pasang aja



USB cooler

Kulkas mini, gausah repot-repot jalan ke kulkas





USB battery

Teknologi paling ramah lingkungan, pake aja kayak biasa, kalo udah abis tinggal charge colokin di usb





Superslim Laptop Bags

Tas laptop yang simpel, enak nih bisa dibawa kemana-mana dengan mudah.




a

5 Hewan yang Memiliki Senjata Tajam Sebagai Perisai Diri

Mempunyai alat pertahanan diri adalah hal yang wajib di dunia hewan. Alat pertahanan berfungsi melindungi diri dari musuh, pesaing maupun predator.

Dengan duri-duri yang tajam tentulah akan menjadi hal yang mustahil bagi predator untuk menyerang dan memangsa hewan-hewan ini, apabila dipaksakan para predator hanya akan mendapatkan luka akibat duri-duri tersebut.


Berikut daftar 5 hewan yang menggunakan sistem 
pertahanan ini :



5. Ekidna

Ekidna (Tachyglossus aculeatus) adalah mamalia sebesar kelinci yang seluruh tubuhnya dilapisi oleh duri. Mereka hidup di hutan-hutan Australia dan Papua Nugini.


Ekidna memiliki moncong yang panjang dan kuku yang besar untuk memudahkan mereka dalam menggali tanah.

Sistem pertahanan Ekidna adalah dengan duri-duri yang dimilikinya hingga 5000 duri dan 2000 sensor medan listrik pada tubuhnya, sungguh pertahanan yang sangat kuat dan sulit ditembus.

Dapat dilihat ekidna memiliki perlindungan ideal untuk melindungi dirinya dari ancaman.


4. Ikan Buntal

Ikan Buntal (Diodon nichthemerus) adalah hewan dengan ukuran sedang untuk ukuran ikan. Ikan ini memiliki kemampuan mengembangkan tubuh beserta duri-duri yang melindunginya ketika terancam.


Pertama-tama ikan ini akan menyerap air di sekitarnya untuk mengembangkan tubuhnya hingga mencapai 2 kali besar aslinya, kemudian ikan ini menegakkan duri-durinya sebagai upaya perlindungan dari sergapan predator.


3. Kadal Armadillo

Kadal Armadillo (Cordylus cataphractu) adalah hewan yang berasal dari Afrika dan Madagaskar. Kulit hewan ini sangat keras dan menyerupai duri.


Kadal armadillo melindungi dirinya dengan cara menggulungkan badannya dan menggigit ekornya hingga membentuk lingkaran sebagai sistem pertahanan yang aman dari gangguan para predator.


2. Ikan Singa

Ikan Singa (Pterois antennata) adalah ikan beracun yang berasal dari perairan Indo-Pasific. Ikan ini melindungi dirinya dengan kombinasi antara duri-duri tajam di tubuhnya dan racun yang terkandung di dalam tubuhnya.


Apabila terkena racunnya, maka akan sangat berakibat fatal bagi makhluk hidup yang terkena racunnya, bahkan untuk manusia.


1. Landak

Siapa yang tidak mengetahui dan mengenal landak, tubuh hewan ini seluruhnya ditutupi oleh duri-duri tajam sepanjang 63-91 cm yang membuatnya sangat sulit untuk diserang oleh predator maupun hewan lain.


Landak adalah hewan yang melindungi dirinya dengan cara mengandalkan duri-durinya baik saat siap maupun tidak siap. Menjadikan hewan ini berada di peringkat 1 dalam daftar ini.

Anda Pasti Penasaran Cara Otak Bekerja

Perhatikan Gambar Di Atas



 Petunjuk melihat gambar :


  • Kalau pandangan mata anda mengikuti gerakan putaran bulatan warna PINK, maka anda hanya akan melihat bulatan satu warna yaitu PINK.
  • Tapi kalau mata anda terpusat ke tanda " + " yang hitam di tengah, maka bulatan yang berputar akan berubah warnanya menjadi HIJAU.
  • Kemudian jika pandangan mata anda konsentrasi penuh ke tanda " + " yang hitam di tengah gambar, maka perlahan-lahan bulatan warna PINK akan menghilang, dan hanya akan terlihat satu saja bulatan yang berputar yaitu warnaHIJAU.

Sangat mengagumkan cara otak kita bekerja. Sebenarnya, tidak ada bulatan warna HIJAU, dan bulatan warna PINK juga tidak menghilang.



Rasanya cukup membuktikan bahwa kita tidak selalu melihat apa yang kita pikirkan, atau dengan kata lain kita melihat sesuatu Bukan apa adanya  tapiSebagaimana kita melihatnya. Kadang kita menghadapi suatu masalah yang sangat sulit atau sangat berat baik di tempat kerja, di keluarga, di lingkungan masyarakat, maupun masalah pribadi diri sendiri.


Bahkan kadang terlintas pertanyaan di benak kita, Kenapa demikian berat beban masalahcobaan yang kita terima? Padahal kalau kita menerima anugerah, hadiah, kenikmatan yang demikian besar, kita tidak pernah mempertanyakannya, Kenapa kok saya yang menerimanya? .

Dan kadang kita lupa dengan doa :
- Berilah beban yang aku sanggup memikulnya.
- Berat atau Ringan
- Kecil atau Besar
- Masalah atau Bukan Masalah
- Sedih atau Gembira
- Hukuman atau Pahala
- Derita atau Bahagia

Itu semua hanyalah CARA PANDANG kita terhadap sesuatu.


Suatu peristiwa atau kejadian yang sama, namun jika melihatnya dengan sudut pandang yang berbeda serta memaknainya dengan berbeda pula, lalu menyikapinya dengan berbeda juga, maka hasilnya akan berbeda.

Semua hanya ada di benak kita sendiri !


Jika ada suatu peristiwa yang negatif, akan tetapi kita menyikapinya dengan positif, serta memandangnya dengan positif, maka hasilnya pun akanKarena otak kita lah yang membuatnya berbeda ! POSITIF.

10 Organ Tubuh yang Dipercaya Sebagai Sisa Dari Evolusi Manusia

Mekanisme seleksi alam memainkan peranan penting dalam perkembangan manusia. Proses yang sangat rumit tersebut menghasilkan manusia modern seperti saat ini, namun menyisakan beberapa bentuk anatomis (organ) dan fungsi-fungsi yang, sebenarnya, tidak berguna pada manusia. Berikut merupakan sepuluh sisa perubahan pada manusia namun tidak memainkan peranan penting:



1. Usus Buntu (appendiks)



Usus buntu merupakan organ yang tidak memiliki fungsi pada manusia namun justru sering menimbulkan masalah berupa peradangan (appendisitis) sehingga harus dibuang secara bedah. Walau fungsinya masih terus diselidiki, banyak ahli sepakat dengan teori Darwin yang menyatakan bahwa usus buntu berguna dalam pencernaan selulosa (suatu karbohidrat rantai panjang yang terdapat pada tumbuh-tumbuhan) pada manusia purba.


Seiring dengan berjalannya evolusi (dan perubahan pola makan manusia), usus buntu menjadi tidak berguna lagi. Uniknya, beberapa ahli percaya bahwa seleksi alam memilih untuk mempertahankan usus buntu yang berukuran besar (dibanding yang ada pada kita saat ini) karena lebih jarang mengalami peradangan. Usus buntu akan tetap ada bersama-sama dengan kita dalam jangka waktu panjang – dan menggantung begitu saja kendati tidak ada fungsinya.

2. Tulang Koksigeal (os.coccys)



Tulang koksigeal sering disebut-sebut sebagai ekor manusia. Teori menyebutkan bahwa manusia berekor seiring evolusi mengalami kehilangan ekor, dan menyisakan tulang koksigeal. Beberapa fungsi tulang koksigeal yang diketahui saat ini adalah untuk menunjang beberapa otot bagian belakang dan menopang pada saat duduk dan memiringkan badan. Selain itu tulang koksigeal juga menopang posisi anus.

3. Titik Darwin (plica semilunaris)



Titik Darwin ditemukan pada kebanyakan mamalia termasuk manusia. Fungsinya adalah untuk memfokuskan suara pada hewan, namun tidak demikian pada manusia. Hanya 10,4 % orang yang memiliki titik Darwin ini, dan diduga ada peran genetik dalam memunculkan titik Darwin. Titik tersebut (lihat gambar di atas) merupakan nodul kecil tebal yang berada di antara pertemuan daun telinga bagian atas dan bawah.

4. Kelopak Mata Ketiga


Jika kita mengamati seekor kucing mengedip, kita dapat melihat adanya sebuah membran tipis melintang di matanya – yang disebut sebagai kelopak mata ketiga. Hal ini jarang ditemukan pada mamalia, namun banyak terdapat pada burung, reptil dan ikan.

Manusia juga, secara bervariasi, memiliki sisa-sisa dari kelopak mata ketiga (lihat gambar di atas) namun tidak memiliki fungsi. Hanya ada satu spesies primata yang memiliki kelopak mata ketiga yang fungsional, yaitu Calabar angwantibo yang hidup di Afrika Barat.


5. Gigi Geraham Tambahan (molar 3)


Dahulu manusia purba mengonsumsi tumbuh-tumbuhan dalam jumlah besar dan dengan cepat untuk memenuhi kebutuhannya dalam sehari. Untuk itu maka terdapat set gigi geraham tambahan (terletak paling belakang) sehingga membuat proses mengunyah menjadi lebih produktif.

Namun seiring dengan evolusi (dan perubahan pola makan manusia) maka rahang manusia menjadi lebih kecil dan gigi geraham tambahan tersebut menjadi tidak berguna. Pada populasi tertentu, gigi geraham tambahan ini sudah tidak ditemukan lagi (meskipun ada juga yang masih memilikinya).


6. Otot Plantaris (m.plantaris)



Otot plantaris awalnya digunakan oleh hewan untuk menggenggam dan memanipulasi objek dengan kaki – seperti seekor kera yang menggunakan kakinya untuk mengupas buah dll. Manusia juga memiliki otot ini namun tidak berkembang dengan maksimal, sehingga dokter sering menggunakan otot ini untuk menambal pada proses bedah rekonstruksi. Otot ini tidak begitu penting sehingga 9% manusia dilahirkan tanpa otot ini lagi.

7. Otot Telinga (m.auricularis)


Disebut juga sebagai otot telinga luar, otot auricularis sering digunakan oleh hewan untuk memutar dan menggerakkan telinganya (tanpa menggerakkan kepalanya) dengan tujuan memfokuskan terhadap suara tertentu.

Manusia juga masih memiliki otot ini namun kita tidak pernah menggunakannya seperti hewan – otot ini begitu lemah sehingga kita hanya mampu membuat gerakan lemah pada telinga walau dengan susah payah. Kita bisa melihat penggunaan otot ini pada kucing, di mana mereka sering kali membalikkan telinganya untuk fokus terhadap mangsa yang diincarnya.


8. DNA “sampah” (L-gulonolactone oxidase)


DNA ini merupakan DNA yang tidak bisa digunakan untuk metabolisme/produksi. Pada awalnya manusia memiliki DNA ini untuk menghasilkan enzim yang memproses vitamin C (disebut: L-gulonolactone oxidase).

Kebanyakan hewan lain juga memiliki DNA ini, namun – sama seperti manusia – DNA ini menjadi nonfungsional sehingga menjadi DNA “sampah”. Yang menarik, adanya DNA ini menjadi petunjuk adanya kekerabatan spesies di muka bumi ini.


9. Organ Jacobson (vomeronasal)


Organ ini terletak di hidung dan berfungsi dalam mendeteksi feromon (zat kimia yang merangsang panggilan seksual, sebagai peringatan bahaya, atau sebagai penunjuk adanya makanan). Organ ini masih terdapat pada hewan (seperti semut) dan digunakan untuk berbagai hal, misalnya untuk mencari pasangan atau mengumpulkan makanan.

Manusia juga pada awalnya memiliki organ Jacobson, namun seiring berjalannya waktu organ ini menjadi nonfungsional sehingga manusia tidak dapat menemukan pasangan hanya dengan mengandalkan organ ini.


10. Bulu kuduk (cutis anserina)


Manusia akan merinding dan berdiri bulu kuduknya ketika sedang kedinginan, ketakutan, marah atau terpesona. Hewan juga memiliki bulu kuduk untuk hal yang sama, misalnya seekor kucing atau anjing yang menegakkan bulu kuduknya apabila sedang berhadapan dengan musuh.

Dalam cuaca dingin, bulu kuduk yang berdiri akan memerangkap udara di antara kulit sehingga memberi sensasi kehangatan. Jika sedang ketakutan, bulu kuduk yang berdiri akan membuat hewan terlihat lebih besar sehingga menakuti musuhnya.

Manusia tidak lagi memiliki fungsi bulu kuduk seperti dahulu – apalagi setelah penemuan pakaian, berkurangnya kompetisi secara fisik dll. Proses seleksi alam secara perlahan menghilangkan bulu kuduk, namun masih menyisakan sedikit seperti yang dapat kita rasakan jika sedang ketakutan.

Facebook Twitter RSS